INFO: Sekjen KPU, Suripto Bambang: "Anggaran Pemilu Legislatif & Pilpres 2009 sebesar Rp 14,1 Triliun". (Rakyat Merdeka, 09/07/2008)
KOMENTAR :
Uang Rakyat sebesar ini dihambur-hamburkan. Padahal DPR, Presiden dan Wapres TETAP TIDAK BERPIHAk kepada Rakyat.
Bila saja uang rakyat sejumlah itu digunakan untuk meningkatkan mutu sekolah, dimana masing-masing sekolah mendapat Rp 100 juta, maka akan ada 282.000 sekolah yang terbantu.
Belum lagi, uang rakyat dihamburkan untuk Pilkada.
Tampilkan postingan dengan label DPRD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DPRD. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Juli 2008
Selasa, 01 Juli 2008
Negeri yang TIDAK KONSISTEN
INFO: Menurut Ketua Komisi B DPRD Kota Bogor Nana Djuhana Enung, program penataan PKL jangan dijadikan sebuah proyek. Di mana pada saat tertentu ditertibkan, kemudian dibiarkan seolah-olah dibolehkan karena ada kepentingan tertentu dan pada waktu yang lain kembali ditertibkan. “Tapi jika sejak awal ditata dan tidak dijadikan peluang PAD, maka Pemkot harus konsisten. Sekali lagi jangan dijadikan sebuah proyek,” tandasnya. (Radar Bogor, 01/07/2008)
KOMENTAR: Tidak Konsisten dalam pelaksanaan aturan yang telah dibuat, SERING TERJADI di negeri ini. Pangkalnya adalah aturan tersebut tidak disandarkan pada KETAATAN KEPADA ALLAH SWT Maha Kuasa dan Maha Pengatur. "Pasal Karet" sering muncul di setiap aturan yang dibuat. Sehingga pragmatisme selalu dominan
KOMENTAR: Tidak Konsisten dalam pelaksanaan aturan yang telah dibuat, SERING TERJADI di negeri ini. Pangkalnya adalah aturan tersebut tidak disandarkan pada KETAATAN KEPADA ALLAH SWT Maha Kuasa dan Maha Pengatur. "Pasal Karet" sering muncul di setiap aturan yang dibuat. Sehingga pragmatisme selalu dominan
Labels:
Aturan,
DPRD,
Kinerja Pemerintah,
Pasal Karet,
Taat pada ALLAH
Langganan:
Postingan (Atom)