.
INFO:
Ajagn Pemilihan Bupati 2008 Kabupaten Bogor berdampak terhadap lambannya penyelesaian permasalahan di beberapa wilayah (Radar Bogor, 30/08/2008)
KOMENTAR:
Bukti lagi, memang rakyat tidak memiliki pemimpin yang mempedulikan rakyat.
Sudah saatnya rakyat memilih KHALIFAH yang akan mengurusi, menjaga dan PEDULI PADA RAKYAT
.
Tampilkan postingan dengan label Khilafah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khilafah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 September 2008
Senin, 04 Agustus 2008
Khilafah menyatukan Umat dan Menyejahterakan
INFO:
Presiden SBY: "Jika negara-negara muslim bersatu, kemampuan/potensi ini bisa sangat bermanfaat untuk menciptakan perdamaian dunia, bukan justru menjadi pusat lokasi konflik dunia" (Republika, 31/07/2008)
KOMENTAR :
Benar, Ummat Islam yang saat ini terpecah jadi lebih 50 negara muslim, dulu pernah BERSATU dalam teritorial, pemikiran, perasaan dan aturan, yaitu KHILAFAH sebagai institusi pemersatu umat Islam, selama 12 Abad. Karenanya KHILAFAH selain WAJIB juga sangat DIBUTUHKAN saat ini.
Presiden SBY: "Jika negara-negara muslim bersatu, kemampuan/potensi ini bisa sangat bermanfaat untuk menciptakan perdamaian dunia, bukan justru menjadi pusat lokasi konflik dunia" (Republika, 31/07/2008)
KOMENTAR :
Benar, Ummat Islam yang saat ini terpecah jadi lebih 50 negara muslim, dulu pernah BERSATU dalam teritorial, pemikiran, perasaan dan aturan, yaitu KHILAFAH sebagai institusi pemersatu umat Islam, selama 12 Abad. Karenanya KHILAFAH selain WAJIB juga sangat DIBUTUHKAN saat ini.
Selasa, 24 Juni 2008
Satukan Indonesia-Malaysia dengan Syariah Islam
INFO : Departemen Luar Negeri (DEPLU) memilih berhati-hati dalam menyikapi berbagai reaksi yang muncul terhadap pembangunan helipad Malaysia di dekat perbatasan Indonesia. “Langkah Deplu menunggu saja. Kita lihat perkembangan. Jangan sampai muncul polemik berkepanjangan,” ujar Jubir Deplu Teuku Faizasyah. Anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi menilai tindakan Malaysia membangun helipad di perbatasan Kalbar melecehkan kedaulan Indonesia (Radar Bogor, 13/06/2008)
KOMENTAR :
Hilangkan polemik berkepanjangan dengan menyatukan Indonesia-Malaysia dan negeri Muslim lainnya dalam satu kesatuan kepemimpinan Khilafah Islamiyah yang tidak lagi memandang batasan negeri kaum muslimin. Hubungan antar sesama diatur dengan Syariah Islam.
KOMENTAR :
Hilangkan polemik berkepanjangan dengan menyatukan Indonesia-Malaysia dan negeri Muslim lainnya dalam satu kesatuan kepemimpinan Khilafah Islamiyah yang tidak lagi memandang batasan negeri kaum muslimin. Hubungan antar sesama diatur dengan Syariah Islam.
Labels:
Kesatuan Umat,
Khilafah,
Syariat Islam,
Umat Sejahtera
Langganan:
Postingan (Atom)